Aku, kami, kita
aku adalah kepolosan di balik ke liaran itu
tetapi aku tidak pernah berpura
maafkan aku, maafkan aku, maafkan aku
mengucap maaf seperti kalimat syahadat
semoga diterima, semoga sama sah nya.
2:23 AM | | 0 Comments
Beg(ing)
2:20 AM | | 0 Comments
конечно
Kami sangat berterimakasih kepada keduanya karena telah mempertemukan kami.
Ingat?
Mungkin nanti akan bertambah lebih banyak sesuai versi masing-masing.
Disini masih mencoba untuk membereskan diri sendiri.
Sebelum akhirnya betul-betul dipertemukan dengan segala perbedaan tersebut.
Bagaimana disana?
Tanpa ditanyapun, yakin bahwa waktu akan menjawab semua.
8:50 PM | | 0 Comments
?
"Apa kabar?"
"Sedang apa?"
Banyak pertanyaan, tidak ada jawaban.
Seperti 'halo' pada telepon yang terputus.
1:52 AM | | 0 Comments
Kesederhanaan
"Jarang orang mau mengakui, kesederhanaan adalah kekayaan yang terbesar di dunia ini: suatu karunia alam. Dan yang terpenting diatas segala-galanya ialah keberaniannya. Kesederhanaan adalah kejujuran, dan keberanian adalah ketulusan."
- Pramoedya Ananta Toer
1:46 AM | | 0 Comments
List(en)
tetapi, mendengarkan adalah cara yang sama serta lebih mudah agar kau bisa mengerti semua hal
mendengarkan adalah sebuah kata kerja yang memiliki arti memasang telinga baik-baik untuk mendengar
jika kita tahu, memang sepertinya sepele
Tetapi jauh di dalam itu, terdapat makna yang mungkin tidak kita pahami
orang-orang lebih senang berbicara banyak daripada mendengarkan
Tetapi ada juga orang yang lebih dulu memilih untuk mendengarkan "siapa" yang berbicara
daripada apa yang "dibicarakan"
Mendengar adalah sesuatu yang seharusnya tertanam dalam diri kita sejak kecil
dengan mendengar, kita bisa mencerna perkataan, memahami, kemudian mengerti
karena dengan hanya didengarkan, seseorang sangat merasa dihargai
Mulailah mendengarkan,
dari hal terkecil yang ada disekeliling kita. apapun.
Dan dengarkan
jika ingin didengar
Untuk Anda yang sangat sulit untuk "mendengar" kami. Kami bisa mengerti karena mendengar Anda,
tetapi kami tidak bisa mengerti kenapa Anda tidak ingin 'mendengar'? -
1:39 AM | | 0 Comments
Unsaid
1:00 PM | | 0 Comments
Cerita KKN (Behind the Scene)
Dan lalu, berusaha untuk menjalani hari-hari selanjutnya
dan yang paling penting adalah berusaha untuk melawan malas
seperti yang diceritakan sebelumnya
Minggu pertama terlewati...
Dania. calon ibu dokter yang lebih cocok jadi atlet catur. karena pembawaannya yang serius dan maskulin.
Nurul. simple. satu kata untuk menggambarkan nurul serta berjuta keunikannya. suara nya yang khas, mengoroknya yang tiada tanding, dan celotehan "coy" yang menjadi trending topic seantero desa. membuat kami sulit untuk melupakan seorang Nurul. Oh, Nurul...
Denisa. anak gaul yang mudah bergaul dan pintar untuk menggauli. berbadan besar dan mempunyai kadar berbicara 5 tingkat dari manusia normal. tetapi mempunyai tingkat toleransi yang sangat tinggi untuk menjadi seorang buruh rumah tangga.
Asro. bocah satu jurusan. calon antropolog yang lebih cocok untuk bekerja di PSSI dibagian mengatur jadwal pertandingan. Ia juga lihai untuk menggoreng berbagai jenis makanan.
Anis. Ibu dokter yang gossipnya diam-diam mempunyai affair dengan anak kepala desa. pintar mengaji serta memasak. Ibu rumah tangga yang sangat bertanggung jawab terhadap anak-anak nya.
Aldi a.k.a Belida a.k.a Ncek a.k.a Cino. calon teroris yang mempunyai banyak nama samaran. Ia adalah laki-laki cantik yang pintar memasak dan menggambar. hidupnya jauh dari rasa pedas dan kopi. available di malam hari dan invisible di siang hari.
Diwi. bocah dibawah umur yang hobi minum jeruk panas sebelum tidur. penyabar. dan mempunyai teman imajinasi bernama Mini. Mini adalah anggota ke-22 di kelompok KKN kami. Ia bertugas untuk menemani Diwi saat tidur dan saat di bully.
Agung. atlit futsal yang berpotensi menjadi pelawak. dikabarkan mempunyai affair dengan salah satu calon dokter. banyak rahasia dibalik mereka. dan sampai tulisan ini diturunkan mereka masih menjalin silahturahmi dengan sangat baik.
Agnes. seorang penyanyi cilik. memiliki tingkat kesetiaan dalam mendengarkan cerita yang lebih tinggi dari anak seusianya.
Popo a.k.a Apris. seorang sastrawan Sunda yang memiliki jiwa seni tradisional yang tinggi. dikala orang-orang sibuk membeli bahan makanan, Ia sibuk mencari suling. mempunyai hobi mendengarkan alunan gamelan sebelum tidur.
Sufia. wanita pujaan Denisa, tetapi sayangnya ia tak memuja balik. mempunyai Bunda yang selalu kami tunggu kedatangannya
Nadira. pemuja korea sejati. waktu luangnya dihabiskan dilantai atas untuk menonton film korea. sadar atau tidak, dira seperti orang jatuh cinta kalo lagi nonton korea. eh, tapi kayaknya jatoh cinta beneran deh. beneran ngga sih? yaaa sama orang yang mirip-mirip korea ngga apa-apa lah, yang penting kan jatuh cinta. ;p
Iqbal. mempunyai tensi darah yang hampir sama dengan postur badannya. pemain gitar pro handal. dan cukup tampan kala menjadi imam sholat subuh.
Babeh dan Irni. pasangan sehidup semati, sedunia dan akhirat, bumi dan mars, bulan dan bintang, sendal swallow kiri dan sendal swallow kanan. pokoknya mereka itu tidak terpisahkan, deh.
Priyanka. wanita India yang diam-diam mengagumi pak Ustad kami, dan kami baru mengetahuinya saat-saat kesan dan pesan terakhir. semoga bisa berlanjut dikemudian hari :)
Anggi. Paling males komentar sama cewek satu ini. Banyak banget maunya. untung Agung suka. FYI, anggi dapet suntikan semangat skripsi dari Agung berupa bunga. Sweet ya. semoga hati Anggi cepet leleh. semoga kisah mereka bisa dilanjutkan. AMEN.
Kembali lagi pada pengalaman sendiri yang menurut saya luar biasa.
awalnya kami menjalankan program sosialisasi Cuci tangan dan Gosok Gigi dengan baik dan benar kepada siswa/siswi SD Sukamekar. kebetulan letaknya tidak jauh dari rumah tinggal kami. i'ts first day i'm teaching. sungguh sangat berterimakasih kepada mereka yang mulutnya komat-kamit yang menyuruh saya untuk tidak begadang. dan alhasil saya cuma tidur 1 setengah jam. dan berdiri depan kelas dengan perasaan ngablu. awal pertemuan lebih mirip aziz gagap daripada seorang mc untuk anak sekolah dasar.
Saya selalu suka anak kecil, karena menurut saya, anak kecil adalah suatu bibit untuk masa depan kelak. Jika dirawat dengan baik akan menjadi bibit unggul, jika tidak mereka akan menjadi bibit biasa. tetap tumbuh, tetapi biasa. Saya tidak permasalahkan hal itu, yang saya lihat disini adalah pola hubungan guru dengan murid yang ada disekolah ini, guru-guru itu terlihat terlalu galak untuk mendidik. mereka seperti ingin sekali dikatakan "pak guru galak" oleh anak muridnya, dan lalu selalu ditakuti. Bahkan saat kami masuk kelas, Pak guru tersebut tetap menyuruh murid-murid kelas dua tersebut untuk duduk diam dengan bentakan keras. padahal, menurut kami itu tidak masalah, namanya juga anak kecil, anak kecil yang sehat adalah anak kecil yang banyak gerak, dan saat itu kami memang membutuhkan kegaduhan. Menjadi penurut adalah pelajaran yang paling tidak bisa dipisahkan dari seorang anak. Tetapi pasti banyak cara lain yang membuat mereka nyaman, tidak harus dengan membentak atau memarahi mereka.
Saya belajar akan hal itu, karena dahulu saya bercita-cita sebagai seorang guru. semakin galak seorang guru, semakin banyaklah hujatan-hujatan dan doa-doa kejam yang diberikan oleh murid kepada guru tersebut. Kasian...
Oke, kembali lagi,
presentasi, bernyanyi, dan belajar bersama berjalan lancar. Mereka seperti ter-refresh oleh sesuatu yang baru. walaupun sosialisasi ini adalah sosialisasi yang mendasar, namun mereka dapat menerimanya, dan semoga juga dapat menerapkannya karena cara penyampaian kami yang menyenangkan.
Sore harinya, saat saya sedang melanjutkan tidur yang tertunda, nama saya dipanggil oleh dua bocah kecil yang tadi kami ajarkan dikelas, mereka memanggil dengan malu-malu "bu dea.. bu dea.." senangnya :) bukan senang karena saya dipanggil ibu, tapi karena mereka masih ingat nama saya dan berusaha untuk mendekatkan diri. saya menghampiri mereka di teras rumah. menanyakan banyak pertanyaan dan mengajak teman-teman satu rumah yang lain untuk bermain bersama. permainan kami sewaktu kecil, yang tidak dimainkan di desa ini, adalah ABC 5 dasar. entah siapa yang menciptakan permainan tersebut, tetapi anak-anak kecil ini sangat senang ketika mereka harus berlomba-lomba berfikir untuk menemukan jawaban. aku terkikik. mungkin dulu, saat aku SD aku juga sesenang ini ya.
Esok harinya mereka datang lagi, kami main permainan yang sama, dan saya merasa anak-anak ini bosan, tetapi mereka masih ingin bermain dengan kami. Akhirnya saya mengajak teman saya Agnes Theodora, gadis cantik yang memiliki suara bagus. lalu mengajak anak-anak ini bernyanyi. Pada awalnya agnes mengajarkan mereka pelajaran dasar, lalu tangga nada, dan lagu. ada satu lagu favorit saya semasa kecil dan tidak dikenal di desa ini. 'Ambilkan Bulan, Bu' di Desa ini tidak mengenal lagu ini, jadi kami kenalkan mulai dari solmisasi, nada, hingga lirik. mereka sangat senang. selalu menulis apa yang kami, katakan, walaupun tidak semua, karena mereka belum bisa menulis cepat. media kami hanyalah kardus polos yang bisa kami coret-coret seperti papan tulis, dan sebuah gitar untuk mengiringi dan menyamakan suara mereka.
Di teras rumah, setiap jam 5 sore, selalu seperti itu. banyak orang-orang yang lalu lalang untuk mencari ta'jil, tetapi tidak sungkan untuk mampir melihat anak-anak ini bernyanyi atau hanya sekedar tersenyum yang berarti memberi salam.
2:55 PM | | 1 Comments
Imagine Accepting The Truth
Tetaplah menjadi kebun yang didambakan malam pekat
5:58 AM | | 0 Comments
Hallo, Coba Lebih Mengenal dan Menghargai :)
Tahun 2006, saya membuat blog tanpa pengetahuan blogging sama sekali, bahkan tanpa ketertarikan untuk menseriusinya. Jujur, pada saat itu pun saya bahkan tak terlalu menyukai blog-blog lokal yang saya temui, yang kebanyakan isinya remeh-temeh, diary-ish, atau dalam istilah saya pribadi: ‘diare kata-kata’. Encer dan nggak penting. Beberapa rekan penulis juga mengatakan, “Alaah... nggak usah nge-blog! Langsung bikin buku saja.”
Apa yang saya pikirkan?
Saya blogger lokal, saya sering menulis tentang 'saya' dan berujung pada curhat yang remeh temeh
dan saya juga menulis diary yang saya tumpahkan ke dalam blog ini.
"Encer dan nggak penting"
Kali ini saya memang terlalu sensitif.
Dear :)
10:11 PM | | 0 Comments
Di Malam Hari, Menuju Pagi
9:52 PM | | 0 Comments
Dea, Ada Apa?
2:57 PM | | 0 Comments
Kertas Perahu dan Gelombang Hidup
5:19 PM | | 0 Comments
Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Desa Sukamekar
11:13 PM | | 2 Comments
:D
mereka yang mengenalku lebih dekat banyak yang bertanya-tanya.
"aku sedang tidak apa-apa, kawan. hanya ingin menulis saja seperti itu." jawabku.
mereka kira aku menulis itu dengan perasaan galau, tetapi tidak. aku biasa sajaaa
aku masih Dea yang selalu merasa senang
dan masih Dea yang selalu berusaha untuk senang jika kondisi sedang tidak memungkinkan
aku bukan orang yang tidak bahagia.
jika mereka mengatakan bahwa bahagia itu sederhana
pasti sekarang aku sudah menjadi orang yang paling kaya
karena semua hal, bisa aku anggap menjadi kebahagiaanku
hidup bebas memilih : bahagia
memiliki orangtua dengan kasih sayang yang berlebih : bahagia
memiliki teman yang selalu membawa sejuta senyum : bahagia
dan lain-lain dan lain-lain
aku dapat menjadikan itu kata bahagia.
lalu sekarang apa?
sekarang aku lebih tahu, bahwa bahagia itu abstrak
kebahagiaan itu abstrak
tergantung bagaimana manusia merasakan dengan pandangan mereka sendiri.
11:09 PM | | 0 Comments
http://soundcloud.com/firstof_dearina
10:01 PM | | 0 Comments
FAILURE
Ada sesuatu dalam pernyataan quotes tersebut
yaitu sisi positif dari sebuah kegagalan
memang terdengar terlalu basa-basi
tetapi sebuah kata basa-basi menjadi lebih bermakna jika
kita mampu menerima dan memahami
Memang aku tidak bisa merasakan apa yang mereka rasakan saat gagal
karena aku tidak ada dalam posisi itu
tetapi aku punya rasa empati yang sangat tinggi
aku ingin ikut di dalamnya, ikut menangis
tapi tidak bisa
Rasa kalut yang mengerubungi
pasti mengalahkan kata basa-basi yang oranglain keluarkan untuk dirinya
karena itu pasti ada rasa ingin menyendiri
ingin sedikit menarik rotasi waktu dalam hidupnya
untuk dirinya sendiri
Ini menarik
proses saat mereka kalut lalu kembali menjadi tenang
itu memang terlihat sangat sulit
tetapi jika sudah melewatkan itu
kelak kita akan tersenyum untuk itu
Kita sering menyebut itu dengan hal pahit
beberapa dari mereka ada yang melupakan untuk membuka catatan baru
tetapi ada juga mereka yang selalu menyimpannya untuk memori kemudian
kegagalan, hal yang pahit tapi patut kita nikmati
Entah, tapi pasti ada sesuatu yang Tuhan sembunyikan kali ini
3:40 PM | | 2 Comments
Senja Pekat Bulan Desember
pic by Dearina
Langit oranye sejak setengah jam yang lalu
memori datang kurang ajar tanpa permisi
membuat senja seakan menyediakan layar tancap
yang dapat dinikmati
Tidak sengaja hujan datang melengkapi
sehari kemarin disaat ini aku sedang bahagia
dan sekarang bahagiaku dikali lipat dengan senyum kecil
karena senja pekat ini tentu saja
Tidak bisa kah waktu ini dimajukan setengah jam lagi?
agar pelangi masih terlihat setelah hujan ini
oranye senja, gerimis hujan, datangnya memori, indah pelangi
apa yang lebih lengkap dari pemandangan ini?
katakan padaku, dan aku akan membawanya kedalam mimpi
Catatan yang tertinggal
05/12/2011
11:05 PM | | 0 Comments
life!
ada di posisi tertinggi, ada pula yang terendah
menghargai, meremehkan
meninggikan, kemudian menjatuhkan
diharapkan, kemudian dilupakan
mendukung, melepaskan
itulah kehidupan. dinamis. banyak jalan, tetapi tidak banyak pilihan.
11:31 PM | | 0 Comments
HARI
Tak ada apa-apa
hanya ingin sekedar menyapa
secangkir teh panas menemani
hari ini benar-benar pusing
Hari kemarin, ada satu lirik lagi yang sudah tercipta
yang diminta dari orang terdekat untuk orang terdekatnya
cukup manis.
Hari ini, hari mengkode sedunia
setelah mengeluarkan sandi, jadi malu sendiri
dan tidak tahu harus apa
haha, bodoh
Hari esok? who knows
siapa tahu dosen mengeluarkan segudang pertanyaan
dari literatur yang telah ditugaskan untuk dibaca malam ini
jika ditanya, saya pasti akan curhat dengan berbagai alasan
tetapi bisa saja, akan terjawab semampunya
waktu makin larut, dan jam kuliah makin dekat
mungkin aku harus tidur untuk menghilangkan pening
doa sebelum tidur yang tidak pernah berubah,
semoga hari esok berjalan baik-baik saja dan apa adanya :)
1:53 AM | | 0 Comments
Pagi yang Tidak Meyakinkan
Memutar musik
Lagu pertama pagi ini adalah Bad English - When I See You Smile
cukup membuat gairah pada awal pagi ini
" when i see you smile.. "
senyum mu, dan kapan pun aku melihatnya
" i can face the world "
dengan hanya satu senyuman, aku bisa menghadapi dunia, hanya dengan senyuman.
semudah itu kah?
" you know i can do anything "
aku memang bisa melakukan apapun, semampuku. tapi apakah kau benar-benar tahu?
" when i see you smile "
" i see a ray of light "
" i see it shining right trough the rain "
senyummu, membawa cahaya yang bersinar. aku tidak yakin.
tapi,
itu hanya keraguanku saja :)
Sometimes I wanna give up
I wanna give in,
I wanna quit the fight
And then I see you, baby
And everything's alright,
everything's alright
senyum memang tidak meyakinkan, tapi kehadiranlah yang mempengaruhi
tiada senyum tanpa kehadiran
memang masih bisa diingat, tetapi seseorang yang berada, disini, untuk membuat seseorang lain yakin, itu lebih berarti.
Mungkin, yang lebih tepat adalah, when i see you and your smile, i can face the world.
inspired by SalaMatahari & Diane Warren ;)
10:05 AM | | 0 Comments
Berita Duka Cita dari Sang Suka Cita
Tidak hanya satu teman, tetapi teman-teman yang lainnya
Itu berarti bahwa Tuhan banyak menciptakan wanita hebat pada tanggal di hari ini
Tapi di hari ini pula kami kehilangan satu wanita hebat yang diciptakan Tuhan
Berita duka cita yang datang dari wanita yang selalu bersuka cita
Ia ramah, sangat murah senyum
Ia selalu membanggakan anak-anaknya dengan lantang
Ia yang terbaik yang disayang oleh Tuhan untuk kembali padaNya
07.40
karena Pendarahan Pada Otak
Selamat jalan Bude kami tercinta dan terbaik
Semoga selalu tenang disana
Kami disini selalu mendoakanmu
Salam sayang untukmu, Bude Tatiek
8:56 AM | | 0 Comments
RINDU KEMAYU
Seperti hujan yang sering berbisik
Seperti rindu yang sedikit mengintip
Mereka malu-malu
Tiada haru biru
Dan aku tidak bisa berlalu
DEAR :)
12:33 AM | | 0 Comments
...Dreams Are Food
5:26 AM | | 0 Comments
Pages
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "







