Kertas Perahu dan Gelombang Hidup

     Pagi ini battrey-ku hanya naik 3 kotak. Tidurku tidak maksimal padahal jam tidur lebih. Aku gagal bangun pagi hari ini, pagi menurut peraturan Ibu ku adalah sebelum jam 7 pagi. peraturan itu dibuat 15 tahun yang lalu saat aku SD, tapi aku baru mematuhinya mulai dari seminggu yang lalu. sepenting itukah bangun pagi? dikala malam terhampar banyak kesenangan. 

       Beranjak mandi, karena aku pikir muka kusutku ini harus dicuci. tapi ternyata tidak ada perubahan, mataku masih berat dan badanku masih lemas. membuka laptop untuk mengecek segala "tugas" yang berhamburan saat liburan ini. aku tidak semangat. dan kembali menutupnya. 

dua hari yang lalu...
       aku mengambil ponsel, sudah ada beberapa pesan masuk lalu aku membalasnya. hampir semua temanku, salah satu pesan diantaranya adalah diawali dengan "wah", "ciee", "bagus nih" lalu di sambung dengan "jam tidur sudah mulai terkendali" aku hanya tersenyum membacanya. ah, mereka hanya basa basi. padahal mereka juga seperti itu. 

hari ini...
       kembali mengambil ponsel, membaca beberapa pesan. lalu membalasnya. beberapa menit kemudian, ada beberapa balasan lagi, "hmm?" aku bergumam. ini aku yang sedang mengantuk, atau memang mereka yang agak tidak jelas membalas pesan, aku mencoba membaca lagi, masih tidak mengerti. aku hiraukan, lalu aku kembali ke laptopku, aku membuka googlebooks yang berisikan novel, Perahu Kertas. Novel karya Dewi Lestari yang baru-baru ini dijadikan Film karya Hanung Bramantyo. kemarin sore aku baru menonton itu, satu komentar tentang film tersebut "Awesome movie, with a good script!" mungkin aku terlalu sok tau untuk berbicara seperti itu, tapi beberapa bulan belakangan ini, aku tertarik dengan mereka yang bisa menghasilkan tulisan dengan segala imajinasi liar mereka. imajinasi memang tidak terbatas, 'bahkan pikiran kita bisa menjadi sutradara bagi imajinasi itu sendiri' kata seorang teman. 
       Newbreeze mungkin sering menyebut kata Salamatahari, itu adalah salah satu web yang diciptakan oleh satu penulis yang mempunyai dunia khayal yang hebat, dan mereka bisa menata itu semua dengan apik. Sundea. aku kagum dengannya. sama kagumnya dengan Dewi Lestari. banyak karya-karya mereka yang sangat mendapat apresiasi tinggi oleh masyarakat. oke, kembali ke membaca...
hanya sampai halaman 89, bagian ke-11. halaman-halaman selanjutnya tidak ditampilkan lagi. pasti mereka memaksakan untuk membeli novel aslinya hahaha. aku lupa waktu  saat membacanya, memahami kata demi kata. karena aku tidak hobi membaca, dan sekalinya membaca harus dengan serius. 

     Cerita singkat dibelakang sampul menggambarkan cerita ini ada tentang 2 orang anak adam dan hawa yang mempunyai kepribadian dan keahlian masing-masing dan mereka suka sama suka. tetapi, jika boleh menyertakan pendapat, aku tidak melihat seperti itu.
Disini aku hanya melihat Kugy, Kugy dengan keunikannya, Kugy dengan imajinasinya, Kugy dengan segala daya khayalnya, Kugy dan hidupnya. ini kehidupan Kugy, Keenan dan yang lainnya hanya pemanis kehidupan Kugy. kenapa pemanis, karena jika melihat hidup Kugy dari luar memang sangat terkesan aneh, tetapi sangat menakjubkan jika kita menjadi Kugy sendiri. tetapi memang, susah bagi Kugy atau orang-orang lain seperti Kugy untuk menggambarkan hidupnya, hanya bisa menceritakan sepotong-sepotong agar tidak membosankan jika sudah tersangkut dengan dunia khayalnya. aku yakin dunia "inside" itu sangat indah, apapun dijadikan kesenangan. dan pemanis-pemanis yang tadi aku bilang, itu sebagai coretan kesenangan dari bagian luar.

Setelah selesai menonton film ini, aku berkali-kali berkata kepada temanku
"aku ingin jadi Kugy..." 
bukan Kugy dengan segala dunia khayal yang dianggap orang aneh itu.
tetapi dengan hidupnya yang menikmati segala proses, dan lalu membuahkan hasil
"pilihannya mengambil jurusan sastra adalah buah dari cita-citanya yang ingin menjadi penulis dongeng. pilihannya hidup di kota lain adalah buah dari khayalannya untuk hidup mandiri. Diluar dari perilakunya yang serba spontan, Kugy merencakan dengan matang perjalanan hidupnya. Ia tahu alasan dibalik semua langkahnya, dan benar-benar serius menangi impiannya" -sepotong kalimat yang ada di dalam novel
Aku ingin itu, ingin memulai semuanya kemudian menata dengan apik apa yang menjadi mimpiku.
Tapi apa? bahkan aku tidak tahu apa mimpiku.
Hanya membahagiakan orangtua, dan itu terlalu luas. tidak mengerucut.
Tetapi aku tetap optimis, tidak ada yang terlambat, aku bisa memulai semuanya secara serius
Mematangkan apa yang sedang aku jalani.
Antropologi. bukan pilihanku. entah pilihan siapa. bahkan aku tidak tahu apa definisi dari Antropologi itu sendiri sampai akhirnya aku mengikuti test masuk kuliah.
aku terus menjalaninya, kali ini benar-benar mengikuti air mengalir. 
aku diarahkan untuk ini, karena Ayahku mencontoh para Om dan Tante ku yang sebagai Sarjana Antropologi. Okay, cukup masuk akal.
keinginanku sejak dulu adalah jurusan Seni Musik di Universitas Negeri Jakarta, dan lalu menjadi guru musik. cukup. cukup baik bagiku, karena aku ingin mewujudkan cita-cita ku sedari kecil itu. karena kata Mario Teguh, "orang sukses seutuhnya adalah orang-orang yang mempunyai cita-cita sewaktu kecil, dan benar-benar terwujud dikemudian hari"

maaf Pak Mario, aku tidak bisa menjadi orang sukses seutuhnya.
tapi aku berjanji akan mewujudkan mimpiku yang tadi sudah aku sebutkan
Dengan jalan yang sudah terhampar sekarang ini.
Dengan kebiasaan-kebiasaan klasik yang sedikit-sedikit mulai aku rubah seperti yang tadi aku ceritakan.
Aku hanya tinggal menjalani, dan menikmati segala prosesnya dengan kemampuanku.

Aku ingin sekali berkata "tidak perlu menjadi orang lain untuk mendapatkan itu semua"
Tapi aku tidak ingin munafik, aku ingin menjadi mereka, mereka yang menjalani apa yang mereka sukai dan lalu membuahkan hasil atas perjalanan mereka.
Ingin, tapi hanya sebatas keinginan.


solusinya adalah, berusahalah untuk menyukai apa yang kamu jalani. itu kuncinya.












oke, ini adalah catatanku untuk diriku sendiri. seperti paradox, tapi memang iya. 
ini lah yang sedang aku butuhkan, motivasi-motivasi kecil yang datang dari luar dan dari dalam.
karena setelah ini, aku akan menjalani sesi yang menurutku berat.
jika setelah ini ada tulisan yang mirip dengan ini, tetapi lebih ceria, berarti aku sudah berhasil melewatinya.

:*

0 comments:

Post a Comment

Pages

Powered by Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

About Me

Blog Archive